Program 100.000 Sultan Muda Bawa Sumsel Raih Financial Literacy Award 2026

Nasional 29 Aug 2026 13:16 3 min read 5 views By Redaksi TVRINews Sumsel

Share berita ini

Program 100.000 Sultan Muda Bawa Sumsel Raih Financial Literacy Award 2026
Program 100.000 Sultan Muda diharapkan semakin berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi Sumatera Selatan

BEKASI - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan kembali meraih prestasi di tingkat nasional setelah memperoleh Financial Literacy Award (FLA) 2026 kategori Pemerintah Daerah Tingkat Provinsi dengan Program Literasi Keuangan Terbaik melalui Program 100.000 Sultan Muda Sumatera Selatan.


Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Puncak Bulan Literasi Keuangan dan Hari Indonesia Menabung Tahun 2026 di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 13 Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat (28/8/2026).


Penghargaan diberikan langsung Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi kepada Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Cik Ujang, didampingi Duta Literasi Sumatera Selatan sekaligus Anggota DPD RI Dapil Sumatera Selatan Ratu Tenny Leriva.


Program 100.000 Sultan Muda dinilai mampu membangun ekosistem literasi dan inklusi keuangan yang terintegrasi dengan pengembangan kewirausahaan serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.


Program ini sebelumnya berhasil melewati seleksi nasional dan masuk nominasi Pemerintah Daerah Tingkat Provinsi dengan Program Literasi Keuangan Terbaik.


Dalam proses penjurian, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan memaparkan strategi pengembangan literasi dan inklusi keuangan melalui pendekatan kewirausahaan dengan semangat “Literasi Keuangan Melahirkan Wirausaha, Wirausaha Menggerakkan Pembangunan Daerah.”


Penilaian Financial Literacy Award 2026 mencakup jangkauan wilayah dan frekuensi program, keberlanjutan, inisiatif, inovasi, kolaborasi, pemenuhan materi edukasi keuangan, serta dampaknya terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat.


Hingga Juli 2026, Program 100.000 Sultan Muda telah menghimpun 10.951 anggota melalui 182 kegiatan yang menjangkau lebih dari 56.600 peserta di Sumatera Selatan.


Program tersebut tidak hanya memberikan edukasi keuangan, tetapi juga mencakup penguatan kapasitas usaha, pendampingan, digitalisasi, perluasan akses pembiayaan, business matching, inkubasi usaha, hingga fasilitasi akses pasar dan ekspor.


Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Cik Ujang mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan, dan berbagai pemangku kepentingan.


“Penghargaan ini tentu bukan menjadi titik akhir, melainkan penyemangat bagi kita untuk terus memperkuat kolaborasi, menghadirkan program yang semakin berdampak, dan berbuat lebih baik lagi bagi kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Sumatera Selatan,” ujar Cik Ujang.


Sementara itu, Duta Literasi Sumatera Selatan Ratu Tenny Leriva menilai peningkatan literasi keuangan harus diarahkan pada perubahan perilaku masyarakat sekaligus peningkatan kemampuan dalam mengambil keputusan keuangan yang tepat dan produktif.


“Melalui Program 100.000 Sultan Muda Sumsel, semangat literasi diwujudkan secara nyata dengan mendorong generasi muda menjadi lebih berdaya, mandiri, dan produktif. Semoga penghargaan ini menjadi energi baru untuk terus memperluas manfaat literasi keuangan bagi kesejahteraan masyarakat,” kata Ratu Tenny.


Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan Arifin Susanto menambahkan, OJK melalui Sultan Muda Sumsel Center (SMSC) terus memperkuat perannya sebagai ecosystem enabler melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, industri jasa keuangan, dan seluruh pemangku kepentingan.


Menurutnya, peningkatan literasi keuangan perlu berjalan beriringan dengan perluasan inklusi serta pemanfaatan layanan keuangan secara produktif.


Program 100.000 Sultan Muda diharapkan semakin berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi Sumatera Selatan, khususnya melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, penciptaan wirausaha baru, perluasan lapangan kerja, peningkatan akses pembiayaan produktif, penguatan daya saing UMKM, serta perluasan pasar produk unggulan daerah.


Capaian tersebut sekaligus memperkuat komitmen Sumatera Selatan dalam mendorong masyarakat, khususnya generasi muda dan pelaku UMKM, agar semakin bankable, adaptif, produktif, dan berdaya saing.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

TVRI News Sumsel