Kilang Plaju Salurkan 75 Ribu Liter Air Bersih untuk Korban Gempa di Sigi

Nasional 22 Aug 2026 11:58 3 min read 7 views By Redaksi TVRINews Sumsel

Share berita ini

Kilang Plaju Salurkan 75 Ribu Liter Air Bersih untuk Korban Gempa di Sigi
Aksi kemanusiaan diawali pada 10 Agustus 2026 dengan pemasangan satu unit toren air berkapasitas 1.200 liter di Desa Kamarora A

PALEMBANG - PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Plaju atau Kilang Plaju bersama Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari respons Pertamina Peduli untuk memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak bencana, khususnya setelah jaringan pipa dan instalasi air warga mengalami kerusakan akibat gempa.

Aksi kemanusiaan diawali pada 10 Agustus 2026 dengan pemasangan satu unit toren air berkapasitas 1.200 liter di Desa Kamarora A. Fasilitas tersebut disiapkan untuk memudahkan masyarakat memperoleh akses air bersih.

Selanjutnya, distribusi air bersih dilakukan secara intensif selama lima hari, mulai 11 hingga 15 Agustus 2026, dengan menyasar Desa Kamarora A dan Desa Kamarora B.

Setiap hari, sebanyak 15 ribu liter air bersih disalurkan untuk memenuhi kebutuhan dasar 160 kepala keluarga. Secara keseluruhan, sebanyak 75 ribu liter air bersih berhasil didistribusikan dan menjangkau 800 kepala keluarga.

Selain itu, fasilitas toren air yang dipasang turut dimanfaatkan oleh 24 jiwa. Program tanggap darurat ini secara keseluruhan memberikan manfaat kepada lebih dari 824 kepala keluarga.

Area Manager Communication, Relations & CSR Kilang Plaju, Siti Fauzia, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk hadir mendampingi masyarakat yang terdampak bencana.

"Kilang Plaju senantiasa berupaya hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat pascabencana. Melalui kolaborasi bersama Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan, kami bergerak menyalurkan bantuan air bersih sekaligus menyediakan sarana penyimpanannya untuk memenuhi kebutuhan paling mendasar warga terdampak di Sigi," ujar Fauzia.

Fauzia menambahkan, Kilang Plaju akan terus mendorong kolaborasi lintas lembaga agar respons kemanusiaan dapat dilakukan secara cepat, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat terdampak bencana.

Sementara itu, PIC Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan di Sigi, Syarif, menilai ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat dalam masa pemulihan pascagempa.

"Dalam situasi pascagempa, kebutuhan air bersih menjadi hal krusial yang harus segera dipastikan. Bersama Kilang Plaju, kami berupaya memastikan warga tidak kesulitan mendapatkan air bersih untuk memasak, konsumsi, dan sanitasi," jelas Syarif.

Apresiasi juga disampaikan warga penerima manfaat di Desa Kamarora, Sapri. Ia mengatakan bantuan air bersih dan toren sangat membantu warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah kondisi pascabencana.

"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pertamina Peduli dan Dompet Dhuafa atas bantuan air bersih dan toren ini. Bantuan ini sangat membantu kami dan warga dalam memenuhi kebutuhan air sehari-hari di masa sulit ini," ungkap Sapri.

Melalui bantuan air bersih dan penyediaan sarana penampungan air tersebut, Kilang Plaju berharap kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi sekaligus mendukung proses pemulihan sosial dan kesehatan warga terdampak gempa di Kabupaten Sigi.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

TVRI News Sumsel