Bawa Semangat Gerakan Ekonomi Kreatif, Abdullah Arafah Dorong Radio dan TV Lebih Maju dan Berdaya Saing

Sumsel 03 Oct 2026 19:21 • 2 min read • 13 views • By Admin

Share berita ini

Bawa Semangat Gerakan Ekonomi Kreatif, Abdullah Arafah Dorong Radio dan TV Lebih Maju dan Berdaya Saing
Arafah mengatakan, posisi radio dan televisi dalam ekosistem ekonomi kreatif harus diterjemahkan ke dalam langkah konkret di daerah.

PALEMBANG – Baru kembali dipercaya sebagai Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumatera Selatan periode 2026–2029, Abdullah Arafah membawa visi untuk mendorong radio dan televisi di Sumatera Selatan agar tidak hanya dipandang sebagai lembaga penyiaran, tetapi juga sebagai bagian penting dari ekosistem ekonomi kreatif dan penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

Pada periode keduanya, Abdullah Arafah dipercaya sebagai Koordinator Bidang Kelembagaan KPID Sumatera Selatan.

Ia menilai perkembangan industri media yang semakin cepat harus direspons dengan perubahan cara pandang terhadap lembaga penyiaran, khususnya radio dan televisi.

Menurutnya, radio dan televisi memiliki potensi besar untuk menjadi ruang tumbuh bagi kreativitas, talenta, kewirausahaan, produksi konten, pemasaran, hingga penciptaan lapangan kerja.

“Visi saya ke depan adalah bagaimana radio dan televisi di Sumatera Selatan bisa semakin maju, semakin kreatif dan semakin kuat secara bisnis. Kita Jangan hanya melihat sebagai lembaga penyiaran, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem ekonomi kreatif,” ujar Abdullah Arafah.

Pandangan tersebut, menurut Abdullah, sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam pengembangan ekonomi kreatif. Perpres Nomor 37 Tahun 2026 tentang Rencana Induk Ekonomi Kreatif 2026–2045 menetapkan pengembangan 21 subsektor ekonomi kreatif, dengan televisi dan radio menjadi salah satu subsektornya. Pemerintah juga menempatkan ekonomi kreatif sebagai salah satu mesin pertumbuhan ekonomi baru menuju Indonesia Emas 2045.

Arafah mengatakan, posisi radio dan televisi dalam ekosistem ekonomi kreatif harus diterjemahkan ke dalam langkah konkret di daerah.

“televisi dan radio merupakan bagian dari subsektor ekonomi kreatif, maka kita harus berpikir bagaimana subsektor ini bisa tumbuh. Bagaimana SDM-nya berkembang, bagaimana kontennya semakin berkualitas, bagaimana bisnisnya semakin sehat dan bagaimana kreativitas yang ada di dalamnya bisa menghasilkan nilai ekonomi,” katanya.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

TVRI News Sumsel